CARA CEPAT HAMIL

Cara Agar Cepat Hamil Punya Anak | Bayi | Laki | Perempuan | Tips kami Sajikan secara Alami

Diberdayakan oleh Blogger.

Kram Perut Saat Hamil Muda

Kram perut saat hamil muda memang sering terjadi pada sebagian besar ibu yang sedang hamil muda, namun hal tersebut ada yang wajar dan ada juga yang tidak wajar. Memang pada dasarnya bagi sebagian ibu hal tersebut tidak membahayakan dan terhitung wajar terjadi, namun pada beberapa kasus yang pernah terjadi hal tersebut dapat membahayakan ibu dan juga kondisi janin yang berada didalam kandungan. Maka dari itu sangat penting bagi ibu hamil memiliki berbagai pengetahuan seputar kehamilan, agar dapat mengetahui berbagai jenis keluhan pada kehamilan yang dapat diatasi dengan secepatnya.

Kram Perut Saat Hamil Muda

Kram perut saat hamil muda dapat dikatakan normal, terlebih pada bulan pertama ketika embrio sedang dalam masa proses pertumbuhan


Selain itu penyebab kram perut saat hamil muda dapat terjadi karena ibu hamil kekurangan asupan oksigen kedalam rahim, hal tersebut biasanya terjadi karena aktifitas ibu yang terlalu berlebihan. Bisa juga terjadi karena faktor emosi yang tidak terjaga, serta kurangnya berbagai asupan gizi dan nutrisi yang mengakibatkan berkurangnya energi. Kram perut juga dapat terjadi pada masa akhir kehamilan ketika menuju fase persalinan, namun kram pada perut saat hamil yang harus diwaspadai adalah ketika umur kandungan dibawah dua puluh minggu.

Karena jika kram pada perut sering terjadi pada masa awal kehamilan tersebut dapat mengakibatkan resiko keguguran. Kram perut pada saat trimester akhir kehamilan akan dianggap normal, pasalnya kram tersebut merupakan suatu kontraksi yang ditimbulkan ketika akan menjelang proses melahirkan. Kram pada perut pada saat kehamilan juga dapat dikatan normal jika berlangsung dalam jangka waktu satu hingga tiga menit. Dan jika sudah melebihi batas waktu tersebut, terlebih dengan jangka waktu yang panjang, maka segeralah melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan ahli kandungan. Agar kandungan dapat terjaga, serta dapat terhindar dari berbagai resiko yang tidak diinginkan.

Demikian diatas tadi adalah sedikit ulasan mengenai kram perut saat hamil muda yang harus diperhatikan, karena setiap ibu hamil tentu menginginkan janin didalam kandungan nya dapat tumbuh sehat dan optimal. Maka dari itu carilah sebanyak mungin pengetahuan tentang kehamilan, karena hal tersebut akan sangat membantu bagi ibu yang sedang mengandung. Dan semoga sedikit ulasan diatas tadi dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat bagi para ibu yang sedang mengandung.

Makanan Yang Dilarang Saat Hamil Muda

Makanan yang dilarang saat hamil muda adalah semua makanan yang dapat memberikan dampak buruk dan sangat membahayakan kondisi janin didalam kandungan, maka dari itu semua ibu hamil wajib untuk mengetahui mana makanan yang boleh dikonsumsi dan mana saja makanan yang tidak boleh dikonsumsi pada saat kehamilan.

Makanan Yang Dilarang Saat Hamil Muda

Kondisi ibu pada saat kehamilan tentu berbeda dengan kondisi saat sebelum kehamilan, tentu pola makan dan makanan yang wajib dikonsumsi pun berbeda, ibu harus lebih slektif dan berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan, karena semua makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan diserap langsung oleh janin didalam kandungan.

Berikut dibawah ini adalah beberapa makanan yang dilarang saat hamil muda


Produk Olahan Dari Susu Kambing – Keju yang terbuat dari susu kambing sebaiknya dihindari terlebih dahulu selama masa kehamilan, karena olahan susu tersebut tidak melalui proses pesteurisasi terlebih dahulu, dan memungkinkan terdapat berbagai bakteri didalamnya seperti bakteri listeria yang dapat menyebabkan bayi lahir prematur hingga resiko keguguran.

Daging – Jika hendak membeli daging sebaiknya belilah daging yang sudah terbebas dari lemak, dan pada saat akan mengkonsumsinya sebaiknya dimasak dahulu dengan suhu yang tinggi hingga benar-benar matang, agar daging dapat melewati proses sterilisasi yang dapat membunuh berbagai kuman dan bakteri seperti bakteri toksoplasma yang dapat menyebabkan masalah pada kesehatan tubuh yang serius, infeksi, hingga kematian pada bayi.

Kafein – Hindari berbagai minuman yang mengandung kafein seperti minuman bersoda, teh, kopi, dan minuman berenergi, terutama pada masa trimerster pertama kehamilan. Ibu hamil yang mengkonsumsi kafein secara berlebih setiap harinya dapat memberikan resiko keguguran dua kali lipat lebih tinggi daripada ibu hamil yang tidak mengkonsumsi kafein.

Telur – Jika akan membeli telur hendaknya ibu lebih selektif dan berhati-hati, belilah telur yang berada di dalam kemasan yang aman dan juga lebih banyak mengandung omega, hindari membeli telur yang sudah retak dan rusak, karena telur juga beresiko terkontaminasi oleh bakteri seperti bakteri salmonella yang dapat membahayakan janin didalam kandungan. Telur yang baik untuk dikonsumsi adalah telur yang sudah benar-benar matang, karena telur memiliki kandungan nutrisi yang sanagt penting bagi janin seperti choline dan omega.

Adapun makanan yang dilarang saat hamil muda lain nya seperti menghindari mngkonsumsi minuman beralkohol, makanan laut dari perairan tercemar yang memungkinkan mengandung kadar logam yang sangat tinggi seperti merkuri, makanan kaleng, mie isntant, makanan ringan yang mengandung banyak lemak, makanan yang mengandung pemanis buatan, makanan diet yang rendah karbohidrat, dan masih banyak lagi makanan larangan lain nya yang tentu tak mungkin dibahas smuanya satu per satu dalam ulasan ini.

Cara Menghilangkan Mual Saat Hamil Muda

Cara menghilangkan mual saat hamil muda dapat menggunakan berbagai cara yang salah satunya adalah merubah pola kebiasaan. Mual dan muntah pada saat hamil muda memang sangat merepotkan bagi ibu, pasalnya semua asupan nutrisi untuk janin di dalam kandungan didapat dari makanan yang ibu konsumsi setiap harinya, dan jika ibu terus menerus mengeluarkan kembali makanan nya janin didalam kandungan pun akan kekurangan nutrisi, maka dari itu harus memiliki cara untuk dapat mengatasinya agar tidak mengganggu asupan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh janin didalam kandungan.

Cara Menghilangkan Mual Saat Hamil Muda

Mengalami mual dan muntah pada trimester pertama kehamilan memang terhitung wajar bagi ibu hamil, hal tersebut dikarenakan berubah nya hormon didalam tubuh ibu secara keseluruhan yang salah satunya adalah meningkatnya hormon esterogen. Rasa mual tersebut biasanya akan dibarengi dengan rasa mual, dan jika dibiarkan secara terus menerus maka ibu akan menjadi lemas dan janin didalam kandungan pun akan kekurangan banyak nutrisi.

Untuk mengatasi hal tersebut berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan mual saat hamil muda


Buah-buahan Segar dan Dingin – Seperti yang telah kita ketahui bersama jika buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang sangat baik dikonsumsi pada masa kehamilan, selain baik untuk dikonsumsi pada masa kehamilan ternyata buah-buahan segar yang dingin pun dapat menghilangkan rasa mual, simpanlah buah-buahan seperti apel, jeruk, mangga, dll, dalam lemari es, dan pada saat merasakan mual maka cobalah untuk mengkonsumsi buah-buahan tersebut sebagai camilan.

Jahe – Salah satu bumbu dapur tersebut telah diyakini memiliki banyak sekali manfaatnya sejak zaman dahulu dan hingga kini menjadi salah satu obtat tradisional, selain untuk mengatasi masuk angin dan berbagai manfaat lain nya ternyata jahe juga dapat menghilangkan rasa mual pada masa kehamilan. Campurkan sedikit jahe pada teh hangat, dan minumlah pada saat rasa mual datang, karena jahe dapat menghilangkan rasa mual walaupun sedikit demi sedikit, namun tentunya janganlah mengkonsumsi jahe secara berlebihan.

Olahraga – Baik pada masa kehamilan ataupun tidak, olahraga tetaplah akan menyehatkan tubuh, namun tentunya dengan porsi olahraga yang berbeda jika dalam masa kehamilan, karena pada masa kehamilan akan sangat dilarang melakukan aktifitas yang terlalu berat dan berlebihan. Cukup dengan berolahraga ringan seperti senam kehamilan dan jalan-jalan pada pagi dan sore hari sudah cukup bagi ibu hamil, karena olahraga tersebut sangat baik dan dibutuhkan dalam menjaga kondisi tubuh ibu agar tetap dapat selalu sehat dan juga bugar.

Demikian tadi diatas adalah beberapa cara menghilangkan mual saat hamil muda, dan semoga tips dan cara diatas tadi dapat bermanfaat bagi semua ibu hamil muda.

Berhubungan Saat Hamil Muda

Berhubungan saat hamil muda memang diperbolehkan, namun itu pun dengan ketentuan ketentuan tertentu dan lebih baik lagi jika sesuai dengan anjuran ahli kandungan. Karena seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa kondisi janin pada saat trimester pertama kehamilan masih dalam kondisi yang rawan terkena berbagai resiko yang dapat membahayakan janin didalam kandungan.

Berhubungan Saat Hamil Muda

Bagi para ibu yang memiliki kandungan yang kuat dan normal sudah tentu boleh melakukan hubungan, karena pada dasarnya berhubungan pada saat kehamilan dapat membantu ibu hamil menjadi lebih tenang dan rileks dalam menghadapi saat kehamilan, karena pada saat kehamilan ibu mengalamin perubahan hormon global dan fisik yang tak jarang juga terkadang membuat ibu merasa takut, depresi, dan cemas.

Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam berhubungan saat hamil muda adalah posisi yang aman, nyaman, dan tepat bagi ibu dan janin didalam kandungan. Hindari posisi-posisi yang berbahaya yang dapat menekan keras perut sang ibu, karena hal tersebut dapat memicu resiko keguguran. Maka dari itu sangat penting untuk memperhatikan hal tersebut.

Berikut ini adalah beberapa posisi yang paling aman dan nyaman dalam berhubungan pada saat hamil muda


Posisi Missionary – Untuk posisi tersebut, lupakanlah sejenak posisi missionary klasik, ubah sedikit posisi tersebut agar aman bagi kandungan, berbaringlah dan tarik lutut hingga ke dada, sehingga memudahkan suami untuk melakukan penetrasi, untuk lebih nyaman nya lagi gunakan bantal dibawah tubuh ibu.

Women On Top – Posisi tersebut dapat dikatakan sebagai posisi paling aman karena posisi ibu berada diatas, sehingga dapat menghindari kondisi perut ibu tertekan. Duduklah dengan nyaman di atas tubuh suami, posisi tersebut juga dapat membuat para ibu merasa lenih nikmat.

Posisis Menyamping – Posisi ini pun terhitung aman digunakan dalam berhubungan pada saat kehamilan, karena posisi tersebut ibu berbaring dalam posisi menyamping membelakangi suami, dan berhubungan dengan posisi menyamping pada saat kehamilan tersebut akan terasa lebih nikmat pada saat suami membelai bagian yang sensitif pada wanita terutama pada bagian perut.

Waktu yang sangat tepat dalam berhubungan selama kehamilan yaitu pada trimester pertama hingga usia kandungan sudah menginak 7 bulan, dan untuk usia kandungan tujuh hingga sembilan bulan sebaiknya terus dikurangi frekuensi berhubungan nya, karena sudah akan memasuki fase kelahiran.

Sebagian besar orang percaya jika berhubungan saat hamil muda akan memudahkan dan melancarkan proses persalinan nantinya, karena di saat berhubungan kandungan protaglandin yang dikeluarkan oleh sperma dapat memicu kotraksi sehingga dapat membantu bagian kepala bayi masuk pada bagian bawah panggul, juga tentunya dapat menambah keharmonisan hubungan suami istri.

Perut Sakit Saat Hamil Muda

Perut sakit saat hamil muda adalah salah satu gejala yang sering dialami oleh para ibu pada trimester pertama kehamilan mereka, terutama pada wanita yang baru pertama kali hamil. Meskipun hal tersebut dirasa wajar namun ibu hamil juga harus tau mana sakit perut yang berbahaya dan mana sakit perut yang tidak membahayakan, karena jika sakit perut yang dirasakan sudah bukan dalam tahap wajar seperti perut sakit saat hamil muda pada umumnya, ada kemungkinan sakit pada perut tersebut menjadi masalah yang cukup serius dan harus segera ditangani, karena jika tidak ditangani dengan segera maka akan dapat membahayakan bagi keadaan janin di dalam kandungan.

Perut Sakit Saat Hamil Muda

Perut sakit saat hamil muda disebabkan oleh beberapa faktor


Dan rasa sakit pada perut tersebut pun terdapat beberapa jenis sesuai dengan tahap kehamilan nya. Saat trimester pertama kehamilan memang masih wajar jika mengalami rasa sakit pada perut, namun jika kehamilan sudah memasuki masa trimester kedua tetapi masih mengalami rasa sakit pada perut yang berlebih, sebaiknya segeralah periksakan pada ahli kandungan unruk mencegah terjadinya berbagai resiko berbahaya yang tidak di inginkan.

Sakit perut tersebut terjadi karena beberapa faktor seperti, perubahan hormonsecara global pada tubuh ibu yang dapat memicu terjadinya kram perut, proses implantasi pada janin pada usia kandungan dua hingga enam minggu, kehamilan abnormal yang berada diluar kandungan tepatnya diluar rongga rahim atau yang biasa dikenal juga dengan hamil diluar kandungan atau kehamilan ektopik, pergerakan bayi pada trimester kedua kehamilan yang dapat membuat ibu merasakan kram pada perut, dan yang terakhir adalah faktor keguguran dengan tanda-tanda ibu menglami pendarahan selama sekitar setengah jam dan tidak berhenti.

Untuk menghindari masalah perut sakit saat hamil muda dapat dilakukan dengan cara merubah pola makan dan pola hidup menjadi lebih baik, dan salah satu nya seperti mengatur kembali menu makanan dan menggantinya dengan makanan yang kaya akan kandungan gizi dan nutrisi yang juga sangat dibutuhkan oleh janin didalam kandungan untuk pertumbuhan nya, karena jika pola makan tidak teratur pun dapat menghambat proses pencernaan dan metabolisme tubuh sehingg menimbulkan rasa sakit pada perut. Demikian adalah sedikit ulasan tentang perut sakit saat hamil muda, semoga dapat menjadi sumber pengetahuan yang bermanfaat bagi ibu hamil semuanya.

Sakit Perut Saat Hamil Muda

Sakit perut saat hamil muda kerap kali terjadi pada ibu hamil, namun itu semua adalah hal yang wajar pada masa kehamilan, terlebih lagi jika pada saat pertama kali hamil. Namun jika mengalami sakit pada perut yang berkepanjangan, ada baiknya segera bekonsultasi dan memeriksakan keadaan kandungan pada ahli kandungan agar dapat mengetahui berbagai masalah yang sedang dialami tersebut, karena jika terdapat masalah yang serius dan bahkan hingga merupakan penyakit yang berbahaya, maka akan dapat dengan segera ditangani lebih dini untuk menghindari resiko yang berbahaya terhadap keadaan dan pertumbuhan janin.

Sakit Perut Saat Hamil Muda

Dan berikut dibawah ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan Sakit perut saat hamil muda


Kehamilan Ektopik – Kehamilan yang lebih dikenal dengan sebutan kehamilan diluar kandungan tersebut adalah kehamilan yang abnormal dimana janin sama sekali tidak dapat berkembang dan bertahan hidup, itu semua dikarenakan janin berada di tempat yang bukan seharusnya yang berada di luar rongga rahim. Dan permasalahan tersebut biasanya akan memberikan rasa sakit di perut yang luar biasa pada ibu.

Kram Pada Perut – Biasanya pada tahap awal kehamilan beberapa ibu akan mengalami masalah tersebut, yaitu kram pada perut. Hal tersebut terjadi karena perubahan hormonal secara global di dalam tubuh ibu.

Proses Implantasi – Pada awal trimester pertama kehamilan janin didalam kandungan sedang mengalami proses implasntasi pada dirinya sendiri, dan ketika proses itu terjadi ibu pasti akan mengalami rasa nyeri dan juga kram pada perut seperti ketika akan mejelang masa menstruaasi, dan itu semua disebabkan oleh proses pertumbuhan pada janin yang berada didalam kandungan.

Pergerakan Bayi – Pada masa trimester kedua kehamilan biasanya bayi yang berada didalam kandungan akan mulai banyak bergerak, aktifitas dan spontanitas bayi yang secara tiba-tiba dari dalam kandungan dapat menyebabkan kram dan shock terhadapa perut ibu, dan hal tersebutlah yang biasanya dapat menyebabkan rasa sakit pada perut itu.

Demikian diatas tadi adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan sakit perut saat hamil muda, dan jika sakit perut yang dialami sudah melebihi batas seperti beberapa faktor penyebab yang diulas tadi diatas, maka segeralah berkonsultasi dan memeriksakan kandungan ke dokter untuk dapat mengetahui lebih detail nya lagi berbagai penyebabnya. Semoga sedikit ulasan tadi diatas dapat menjadi sumber yang bermanfaat bagi ibu yang tengah hamil muda.

Seks Saat Hamil Muda

Seks saat hamil muda seringkali menjadi pertanyaan boleh atau tidaknya bagi para pasangan yang baru melangsungkan pernikahan, minimnya pengetahuan tentang kehamilan membuat pasangan suami istri tidak banyak mengetahui seputaran hal tersebut. Seks tentu boleh dilakukan pada saat kehamilan, namun itu pun dengan beberapa ketentuan dan akan lebih baik lagi jika berkonsultasi dahulu dengan ahli kandungan agar dapat mengtahui detail kandungan nya.

Seks Saat Hamil Muda

Melakukan seks saat hamil muda harus sangat waspada dan berhati-hati, karena kondisi janin yang masih rentan dalam trimester pertama kehamilan


Hal tersebut disebabkan oleh proses pembentukan janin dalam kandungan, dan beberapa pakar kesehatan berpendapat sebaiknya seks tidak dilakukan terlebih dahulu selama masa trimester pertama kehamilan. Selain dapat menyebabkan kontraksi, dan jika terkena sedikit benturan janin dapat beresiko hingga keguguran, itu semua dikarenakan tali ari-ari yang belum terbentuk dan jika terjadi kontraksi yang hebat maka dapat mengakibatkan keguguran.

Namun hal tersebut diperolehkan selama kandungan tidak mengalami beberapa komplikasi, karena pada dasarnya janin dilindungi oleh selaput dari ketuban yang didalamnya terdapat cairan aminion serta plasenta dan juga didukung oleh otot rahim yang cukup kuat, maka dari itu selama melakukan seks dengan cara yang benar dan berhati-hati itu semua tidak akan berbahaya bagi janin. Pada saat trimester pertama kehamilan biasanya sebagian wanita memiliki keluhan tidak memiliki gairah dalam melakukan hubungan intim, itu semua disebabkan karena perubahan hormonal secara keseluruhan pada tubuh wanita juga karena sering merasa mual dan mudah merasa lelah.

Namun tidak semua wanita mengalami hal tersebut, terkadang dengan perubahan hormon tersebut wanita dapat memiliki gairah yang sama seperti saat sebelum kehamilan atau bahkan bisa lebih besar.

Namun tidak semua pasangan suami istri dapat melakukan hubungan seks saat hamil muda, ada beberapa faktor yang menyebabkan seks tidak boleh dilakukan seperti ketika wanita mengalami Plasenta Previa, rentan dengan resiko keguguran, sering mengalami pendarahan, sering mengalami kram pada perut, plasenta menutupi sebagian besar leher rahim, terdapat masalah di rahim, dan juga membran selaput ketuban pecah. Ada baiknya jika selama kehamilan selalu berkonsultasi dengan ahli kandungan agar dapat mengikuti segala anjuran nya agar janin dapat terhindar dari berbagai macam resiko.

About Hamil